GARUT, PATROLINDO.COM – Peran media massa dalam mengawal pembangunan dan mengawasi jalannya pemerintahan menjadi semakin penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan pelayanan publik yang berkualitas. Hal tersebut menjadi komitmen PT Sancang Padjadjaran Group dalam memperkuat fungsi pers sebagai kontrol sosial sekaligus jembatan aspirasi masyarakat.

Perusahaan media yang menaungi sejumlah portal berita, di antaranya Solusirakyat.id, Viralnewsi.id, dan Liputan16.id, menyatakan komitmennya untuk menghadirkan informasi yang objektif, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Pimpinan Utama sekaligus Pemilik PT Sancang Padjadjaran Group, Elsa Wiganda, S.Pd., M.Pd., M.Si., MCE, menegaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya tidak hanya dibangun sebagai badan usaha di bidang media center dan jurnalistik, tetapi juga sebagai wadah untuk menampung serta menyuarakan berbagai aspirasi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Garut, Jumat (6/11/2026).
“PT Sancang Padjadjaran Group dibentuk untuk menjadi penyeimbang keberlangsungan kinerja pemerintahan di semua SKPD dalam menjalankan roda pekerjaannya. Lebih dari itu, perusahaan ini hadir sebagai instrumen aspirasi agar masyarakat dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun masukan konstruktif mengenai kinerja pemerintahan,” ujar Elsa.
Pers Harus Kritis, Independen, dan Berimbang
Menurut Elsa, keberadaan media tidak semestinya hanya menjadi penyampai informasi atau publikasi kegiatan pemerintahan. Pers juga memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengawasi kebijakan, mengkritisi pelayanan publik, serta menyampaikan persoalan masyarakat berdasarkan fakta dan kepentingan umum.
Karena itu, jajaran redaksi dan wartawan di bawah naungan PT Sancang Padjadjaran Group didorong untuk menjaga profesionalisme, independensi, serta menjunjung tinggi prinsip jurnalistik dalam setiap produk pemberitaan.
Melalui Solusirakyat.id, Viralnewsi.id, dan Liputan16.id, perusahaan berupaya menyajikan pemberitaan yang objektif, berimbang, mendalam, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Fokus pemberitaan tidak hanya mencakup dinamika pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Garut, tetapi juga berbagai persoalan di tingkat nasional.
Mengawal Pemerintahan, Bukan Sekadar Mencari Berita
Dalam perspektif kontrol sosial, media memiliki posisi penting sebagai penghubung antara masyarakat dan penyelenggara pemerintahan. Kritik yang disampaikan melalui pemberitaan bukan dimaksudkan untuk menjatuhkan pihak tertentu, melainkan menjadi bagian dari upaya mendorong perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pemerintah, melalui seluruh perangkat daerah, juga diharapkan terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat yang disampaikan melalui media. Sebab, transparansi dan akuntabilitas tidak cukup hanya disampaikan dalam pernyataan, tetapi harus dibuktikan melalui pelaksanaan program serta hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan demikian, hubungan antara pers, pemerintah, dan masyarakat harus dibangun atas dasar keterbukaan, profesionalisme, serta saling menghormati fungsi dan kewenangan masing-masing.
Momentum Penguatan Komitmen Perusahaan
Komitmen tersebut menjadi bagian dari perjalanan PT Sancang Padjadjaran Group yang terus berupaya memperkuat eksistensinya di dunia media dan jurnalistik. Elsa Wiganda, yang beberapa hari sebelumnya memperingati Milad ke-39, berharap perusahaan yang dipimpinnya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia optimistis, melalui sinergi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat, media dapat berperan lebih besar dalam mengawal pembangunan daerah serta memperjuangkan kepentingan publik.
Pada akhirnya, kekuatan media tidak hanya diukur dari banyaknya portal berita atau luasnya jangkauan pemberitaan, tetapi juga dari keberanian menjaga independensi, ketepatan menyampaikan fakta, dan konsistensi memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pers harus tetap menjadi suara publik, mitra kritis pemerintah, sekaligus penjaga transparansi dalam kehidupan demokrasi.
(Sri Mulyati/Koresponden)
