Bandung, Patrolindo.com — Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Edy Purwanto, M.M, melakukan kunjungan kerja ke SMK PU Negeri Provinsi Jawa Barat pada Kamis (27/11/2025). Kehadiran beliau disambut hangat oleh Kepala SMK PU Aji Wasmadi Pahmi, para guru, serta murid-murid yang antusias menyapa.

Dalam kunjungannya, Edy Purwanto berkeliling lingkungan sekolah sambil menyalami para guru dan murid yang ditemuinya. Suasana penuh keakraban tampak terlihat, menunjukkan hubungan yang baik antara pihak sekolah dengan jajaran pemerintah provinsi.
Di hadapan tim manajemen SMK PU, Edy menyampaikan pesan inspiratif melalui kutipan dari Perdana Menteri Pakistan, Benazir Bhutto:
“Saat yang paling indah dari sebuah kapal adalah saat ditambatkan di dermaga. Dia cantik sekali bermandikan cahaya, tapi jangan pernah lupa kapal tidak pernah dibuat untuk ditambatkan di dermaga. Kapal dibuat untuk menghajar gelombang, membelah lautan.”
Menurut Edy, kutipan tersebut menggambarkan kondisi SMK PU saat ini—bahwa sekolah ini tidak berada pada zona nyaman, melainkan sedang menghadapi tantangan besar untuk terus berkembang dan mencetak lulusan yang unggul. Ia menegaskan bahwa SMK PU memiliki potensi besar untuk maju di bawah kepemimpinan Aji Wasmadi Pahmi.
“SMK PU hadir untuk mengantarkan murid-murid meraih cita-citanya. Saya yakin Bapak dan Ibu guru mampu mendampingi mereka hingga berhasil. Indahnya pendidikan ketika semua murid dapat meraih kesuksesan,” ujar Edy.
Arah Kebijakan: Penguatan Karakter Melalui Program Gapura Pancawaluya
Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menyinggung salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya. Program ini bertujuan membentuk generasi muda Jawa Barat yang sehat, berakhlak, cerdas, disiplin, dan berinisiatif. Lima nilai Pancawaluya tersebut meliputi:
- Cageur (Sehat)
- Bageur (Baik Hati)
- Bener (Benar)
- Pinter (Pintar)
- Singer (Cepat Berinisiatif)
Program ini menyasar murid tingkat SMA, SMK, dan SLB, dengan kegiatan awal berupa pembentukan karakter melalui pendidikan ala barak militer TNI-AD di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Cikole Lembang.
Edy menegaskan bahwa guru-guru SMK PU harus memahami secara utuh konsep Pancawaluya agar implementasinya berjalan efektif. Untuk itu, Dinas Pendidikan Jabar telah menjadwalkan pelatihan In House Training Pendidikan Karakter Pancawaluya bagi para guru.
Visi Jelas, Mutu Pelayanan Meningkat
Lebih lanjut, Edy menekankan pentingnya SMK PU memiliki visi yang jelas untuk meningkatkan indeks kepuasan pelanggan, baik murid maupun orang tua. Penataan ruang kelas dan ruang praktik yang bersih dan sesuai standar industri juga menjadi perhatian.
Jika terdapat kendala sarana dan prasarana, sekolah diminta segera memperbarui data di Dapodik agar dapat diusulkan untuk revitalisasi.
Penutup: Karakter Unggul Dimulai dari Rasa Syukur
Di akhir arahannya, Edy berpesan bahwa seseorang yang memiliki karakter Pancawaluya adalah mereka yang selalu bersyukur kepada Allah SWT serta berterima kasih kepada sesama makhluk.
“Karakter mulia merupakan pondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Kunjungan ini diharapkan mampu memotivasi seluruh warga SMK PU untuk berbenah, memperkuat karakter, meningkatkan mutu pendidikan, dan terus berlayar menghadapi “gelombang” tantangan dunia pendidikan kejuruan.
Koresponden : MR.
