Garut, |Patrolindoc.com – 17 Juni 2026 – Halaman SMP Negeri 1 Cibiuk tampak meriah dan penuh semangat dalam pelaksanaan kegiatan Gelar Budaya dengan tema “Ngajagi Dina Budaya, Ngajagi Carita Nu Nyata” (Menjaga Budaya, Menjaga Cerita yang Nyata). Acara ini dihadiri oleh Pengawas Pembina SMP dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ketua Komite Sekolah beserta jajaran, Kepala Seksi Kecamatan Cibiuk, Kapolsek Cibiuk beserta anggota, para guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Cibiuk, Ayep Budiman, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh warga sekolah. Beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berlangsungnya acara tersebut.
“Melalui kegiatan Gelar Budaya ini, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan kecintaan terhadap warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Ayep Budiman menjelaskan bahwa budaya merupakan bagian penting dari pembentukan jati diri bangsa. Oleh karena itu, sekolah memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan dan menanamkan nilai‑nilai budaya kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai‑nilai bangsa Indonesia. Beliau juga menegaskan keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai oleh sekolah sendiri, melainkan memerlukan kerja sama yang kuat antara sekolah, orang tua, komite sekolah, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi modal utama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi pertumbuhan peserta didik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah turut memberikan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas kerja keras dalam mempersiapkan kegiatan ini. Dedikasi para pendidik dinilai menjadi kunci keberhasilan menampilkan potensi dan kreativitas siswa. Berbagai pertunjukan seni budaya pun tampil menghiasi panggung, mulai dari tari tradisional Sunda, musik daerah, seni vokal, pembacaan puisi, hingga penampilan yang sarat nilai lokal, yang disambut tepuk tangan hangat oleh para hadirin.
Kehadiran Pengawas Pembina SMP dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menjadi bukti dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan sekaligus pelestarian budaya daerah. Sementara itu, kehadiran Kapolsek Cibiuk menunjukkan komitmen bersama dalam pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan. Ketua Komite Sekolah juga menyampaikan apresiasinya, menyebutkan Gelar Budaya bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang pembelajaran menanamkan kebangsaan, kebersamaan, dan cinta tanah air.
Di momen yang penuh makna ini, juga disampaikan laporan kelulusan sekolah: SMP Negeri 1 Cibiuk berdiri sejak tahun 1986, dan tahun ini melepas angkatan ke‑37 sebanyak 139 siswa dengan predikat lulus 100%.
“Hari ini bukanlah perpisahan, melainkan awal langkah meraih mimpi sejati. Sekolah ini bukan sekadar gedung beton, melainkan tempat tawa kalian menjadi kenangan, tempat kegigihan diuji, dan mimpi dirajut,” pesan yang disampaikan kepada para siswa kelas 9.
Para guru mungkin pernah bersikap tegas, namun setiap teguran adalah bentuk cinta, dan setiap tugas adalah cara mengasah mental agar kuat menghadapi tantangan di luar sana. “Dunia di luar sana luas, jangan merasa cukup dengan apa yang dimiliki hari ini. Jadilah seperti akar yang rendah hati namun menguatkan, dan seperti bintang yang tetap bersinar meski dalam kegelapan. Jagalah akhlak di atas segalanya: pintar itu penting, namun beradab itu utama,” ujar kepala sekolah
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kehangatan. Melalui Gelar Budaya 2026 ini, harapan besar ditanamkan: agar siswa tetap berprestasi, berakhlak mulia, percaya diri, dan senantiasa menjunjung tinggi budaya sebagai identitas bangsa Indonesia.
(YR)
