BANDUNG | PATROLINDO.COM — Mendapat dukungan dari sejumlah kepala desa serta Ketua DPK APDESI Kecamatan Pasirjambu, Kepala Desa Tenjolaya, Isamawanto Somantri, menegaskan tekadnya untuk tetap maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung.

Isamawanto menyatakan tidak akan mundur dari kontestasi yang dijadwalkan berlangsung melalui Musyawarah Cabang (Muscab) VI APDESI Kabupaten Bandung pada 7 November 2026. Ia berharap momentum tersebut melahirkan kepemimpinan yang bersih, terpercaya, dan berintegritas.

Menurutnya, proses pemilihan harus mengedepankan demokrasi, musyawarah mufakat, serta terbebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“APDESI kudu nangtung keur ngawangun Kabupaten Bandung,” ujar Isamawanto, Jumat (16/10/2026).
Ia menegaskan, APDESI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh kepala desa, sekaligus wadah untuk menyatukan aspirasi dan menjembatani kebutuhan pemerintahan desa dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Dorong Kepemimpinan yang Adil dan Transparan
Isamawanto berharap seluruh kepala desa dapat menggunakan hak pilih secara bijak dan selektif dalam menentukan pemimpin organisasi. Baginya, Ketua APDESI ke depan harus mampu memperkuat solidaritas antardesa dan memperjuangkan kepentingan pemerintahan desa secara kolektif.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan, akuntabilitas, keadilan, dan kesetaraan dalam tata kelola organisasi. Seluruh desa, menurutnya, harus memperoleh ruang dan perlakuan yang sama tanpa membedakan wilayah, afiliasi politik, maupun latar belakang lainnya.
Kepemimpinan APDESI, lanjutnya, perlu dibangun melalui semangat kebersamaan, ketulusan dalam mengabdi, serta kerja nyata yang berorientasi pada kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Tegaskan Komitmen Tetap Maju
Dalam menghadapi Muscab VI APDESI Kabupaten Bandung, Isamawanto mengaku tetap optimistis melangkah. Ia menilai kontestasi tersebut bukan semata-mata perebutan jabatan, melainkan kesempatan untuk mendorong organisasi agar semakin solid dan bermartabat.
“Saya tegaskan, akan terus maju dan tidak mundur dari kontestasi Ketua APDESI Kabupaten Bandung. Bagi saya, ini bukan sekadar soal jabatan, melainkan pengabdian dan perjuangan untuk seluruh desa,” tegasnya.
Ia berharap proses Muscab berlangsung demokratis dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu mengakomodasi kepentingan seluruh anggota, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan peran APDESI dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung.
“Dengan kebersamaan, integritas, dan kerja nyata, saya optimistis APDESI mampu menjadi organisasi yang semakin kuat, adil, dan bermartabat demi kemajuan Kabupaten Bandung,” pungkasnya.
Muscab VI APDESI Kabupaten Bandung pada 7 November 2026 mendatang menjadi momentum penting bagi para kepala desa untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Gagasan, rekam jejak, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan seluruh desa diharapkan menjadi pertimbangan dalam proses pemilihan.
