INDRAMAYU, Patrolindo.com — Kepedulian Pemerintah Desa (Pemdes) Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, terhadap warga lanjut usia (lansia) diwujudkan melalui aksi sosial berupa perbaikan rumah tidak layak huni dan pelayanan kesehatan gratis.

Kuwu Jatimulya, H. Rastim, SH, tergerak setelah mendapat informasi mengenai seorang warga lansia yang hidup sebatang kara tanpa anak dan suami. Ia kemudian mendatangi langsung kediaman warga tersebut untuk melihat kondisi tempat tinggalnya.
Dari hasil peninjauan, kondisi rumah yang ditempati lansia tersebut cukup memprihatinkan dan nyaris roboh. Melihat kondisi itu, Pemdes Jatimulya bersama warga kemudian menggalang gotong royong untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak dan membahayakan keselamatan penghuninya.

Selain membantu memperbaiki rumah, Pemdes Jatimulya juga menggandeng tim kesehatan dari Puskesmas Terisi untuk memberikan pemeriksaan serta pengobatan gratis kepada warga lansia tersebut.
Kegiatan sosial itu turut melibatkan pengurus RT Agus, Kepala Dusun Roby Singgih, dan Ketua RW Achmad Abdullah yang bersama-sama mendatangi kediaman warga untuk memastikan kondisi kesehatan sekaligus kebutuhan tempat tinggalnya.
“Ketika kami mengetahui ada warga lansia yang hidup sebatang kara dan kondisi rumahnya hampir roboh, hati kami terpanggil untuk datang melihat langsung. Kami kemudian berinisiatif bersama warga melakukan perbaikan rumah sekaligus memberikan pelayanan kesehatan,” ujar H. Rastim, SH, kepada media ini, Selasa (25/8/2026).
Menurut H. Rastim, pelayanan kesehatan dilakukan dengan memberikan pemeriksaan, obat-obatan, serta vitamin sesuai dengan keluhan yang dialami warga.

Ia menilai keberadaan bidan desa memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus.
“Bidan desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami berupaya agar warga yang membutuhkan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, H. Rastim menjelaskan bahwa kepedulian Pemdes Jatimulya tidak hanya diwujudkan melalui pengobatan gratis. Pemerintah desa juga memberikan perhatian terhadap warga yang menempati rumah tidak layak huni.
Perbaikan rumah tersebut dilakukan di luar program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan mengedepankan semangat gotong royong masyarakat. Dukungan anggaran berasal dari anggaran darurat desa yang diputuskan melalui Musyawarah Desa (Musdes) bersama masyarakat.
“Perbaikan ini merupakan hasil musyawarah dan kepedulian bersama. Kami mengajak warga untuk bergotong royong memperbaiki bagian rumah yang hampir roboh agar lebih aman bagi penghuninya,” jelas H. Rastim.
Sementara itu, Jariah, warga Desa Jatimulya RT 01/RW 01 yang berusia sekitar 70 tahun, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemdes Jatimulya dan masyarakat.
Jariah secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bidan Desa Hj. Sumini, S.ST., atas bantuan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diberikan kepadanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kuwu Jatimulya H. Rastim, SH, beserta jajaran pemerintah desa dan warga yang telah membantu memperbaiki rumahnya yang sebelumnya dalam kondisi nyaris roboh.
“Terima kasih kepada Ibu Bidan Hj. Sumini yang sudah membantu pengobatan saya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Kuwu H. Rastim beserta jajarannya yang sudah peduli dan membantu memperbaiki rumah saya,” tutur Jariah.
Ia berharap seluruh kebaikan dan kepedulian yang diberikan kepada dirinya mendapatkan balasan dari Allah SWT.
“Semoga kebaikan Bapak Kuwu H. Rastim, SH, dibalas oleh Allah SWT dan selalu diberikan kesehatan,” ucapnya.
Aksi sosial Pemdes Jatimulya bersama warga tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masyarakat, khususnya lansia yang hidup dalam keterbatasan, dapat diwujudkan melalui sinergi pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan semangat gotong royong masyarakat.
(Lilikrakiyah/Patrolindo.com)
