INDRAMAYU, | PATROLINDO.COM —
Pemdes Tempel, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Gelar mapag tamba menjemput berkah, menolak bala” tradisi adat masyarakat petani desa Tempel tujuanya adalah memohon keselamatan dan keberkahan agar tanaman padi terhindar dari hama, penyakit, kekeringan, atau banjir.
| VIDEO TERKAIT :
Tujuan ritual mapag tamba penyiraman air “suci” dari berbagai sumber ke area persawahan desa Tempel, tolak bala Pertanian mengusir hama penyakit tanaman, serta menghindari bencana seperti kekeringan atau kebanjiran, melestarikan warisan leluhur, merawat tradisi yang dilakukan saat tanaman padi berusia 40-50 hari dan ungkapan rasa syukur atas potensi panen dan menjalin harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan,”tutur Kuwu desa Tempel (Dori) dalam sambutannya.

Lebih lanjut Kuwu Mengatakan, Harapan mapag tamba agar panen padi yang maksimal, memuaskan, melimpah ruah, berkualitas, kesehatan, kemakmuran dan kesejahteraan ekonomi di samping keberlangsungan budaya agar tradisi ini tetap lestari dan memperkuat ikatan sosial masyarakat desa,”tuturnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan doa memohon perlindungan kepada Sang Pencipta, agar tanaman tumbuh sehat, dan atas nama pribadi maupun lembaga Kuwu desa Tempel (Dori) minta maaf lahir batin (Minal ‘Aidin Wal-Fa’izin)”tutup kuwu Dori.
Acara tersebut Turut hadir :
- Forkopincam Kecamatan Lelea,
- Babinkantimas
- Babinsa
- Kuwu desa Tempel
- perakat desa,
- Lembaga desa
- Dinas Pertanian BPP Kecamatan Lelea ,
- Dinas pengairan.
Wailik.
