Orkestrasi Hari Toleransi
(Karya : Boaz Herisanto)

hari ini, kami mensyukuri keindahan pelangi
tanda kodrati manusiawi di seluruh muka bumi
taman aneka warna, yang membentuk harmoni
sejak lahir, kami berada di bianglala suasana
di beragam suku bangsa yang berbeda raga
namun ketika kami bicara, berasal dari nurani
dari hati terdalam, yang bening tak tercemari
hingga kami rasakan masa-masa indah bersama
sebagai anak-anak lugu yang cerdas berbakti
menuju remaja pemuda meraih mimpi tinggi
kami tetap berangkulan menopang persaudaraan
kami disatukan oleh senasib, sebangsa, serasa,
semasa, sebhineka tunggal ika sebagai: manusia

hari ini, kami terus pegang janji dan komunikasi
terhadap kemurnian diri sendiri, dan bermawas diri
kami akan tetap menjaga, penghargaan atas semua
perbedaan yang hakiki, kami komit menata orkestrasi
mulai dari sosok seperti kendang yang melenggang,
suling yang berisik melengking, perkusi yang dipukuli
atau apapun bentuk hidup kita, bisa seperti bas, melodi,
piano, drum, gong, kenong, biola, atau apapun itu
kita tetap manusia, meski banyak perbedaannya
maka, bunyikan hidupmu sebagai orkestrasi harmoni
tersebab, di hari toleransi internasional, hari kita ini
kita diingatkan kembali, kita sama sebagai manusiawi

**(Sanggar Seni Pratista Barat, 16 November 2025)***

