GARUT|PATROLINDO.COM — SDIT Al Furqon menjadi tuan rumah kegiatan Pentas Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kecamatan Cibiuk yang berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Kegiatan yang digelar selama satu hari tersebut diikuti peserta dari 22 sekolah dasar se-Kecamatan Cibiuk.

Ketua panitia kegiatan, Gunawan Fauzi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan bakat siswa dalam bidang keagamaan.
“Untuk peserta, masing-masing sekolah mengirimkan peserta putra dan putri. Keseluruhannya sekitar 12 peserta dari tiap sekolah dikalikan 22 sekolah,” ungkapnya saat ditemui awak media.
VIDEO TERKAIT :
Dalam kegiatan tersebut, panitia menggelar berbagai cabang perlombaan bernuansa Islami, di antaranya Lomba Cerdas Cermat (LCC), Hifdzil Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), qosidah, kaligrafi, lomba adzan, hingga praktik pendidikan ibadah sholat (PPI).
Menurut Gunawan Fauzi, seluruh cabang lomba mendapat pendampingan dari para pembimbing masing-masing sekolah. Setiap sekolah mengirimkan satu orang pembimbing untuk setiap mata lomba.
“Kebetulan ada delapan mata lomba, jadi masing-masing sekolah mengirimkan delapan pembimbing,” jelasnya.

Selain diikuti para siswa dan guru pembimbing, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari unsur pendidikan di Kecamatan Cibiuk. Hadir dalam kegiatan tersebut Korwas Kecamatan Cibiuk, para pengawas sekolah, serta Ketua PGRI Kecamatan Cibiuk. Acara pembukaan secara resmi dilakukan langsung oleh Korwas Kecamatan Cibiuk.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan semangat para peserta yang menampilkan kemampuan terbaiknya di setiap perlombaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar sekolah serta menanamkan nilai-nilai religius kepada para siswa sejak dini.
Panitia berharap kegiatan Pentas Seni PAI ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar, berprestasi, dan meningkatkan kecintaan terhadap pendidikan agama Islam,” pungkasnya. (YR)
